Terhubung dengan kami

Berita

Relawan H13 Gelar Baksos di Tanah Merah

baksos
Kegiatan bakti sosial (baksos) digelar Relawan Hanura, 13 di pemukiman pemulung di Tanah Merah, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (13/3/2018). Ratusan bingkisan berupa alat tulis dan makanan dibagikan kepada warga.

JAKARTA – Relawan Hanura 13 menggelar bakti sosial (Baksos) di pemukiman pemulung di Tanah Merah, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (13/3/2018).

Dalam kegitan tersebut, ratusan bingkisan berupa alat tulis dan makanan dibagikan kepada warga.

Ketua RH13, C Suhadi, mengatakan baksos digelar guna sedikit meringankan beban hidup warga yang tinggal di pemukiman kumuh.

“Yang kami sasar ialah orang atau warga yang belum terjangkau bantuan dari pihak manapun,” ujar Suhadi dalam keterangan tertulis, Rabu (14/3/2018).

Disebutkan, survei dilakukan sebelum kegiatan baksos agar menentukan lokasi yang tepat.

Selain tinggal di hunian kumuh dan miskin (kumis) yang tak terjangkau bantuan pemerintah maupun swasta, tempat yang disasar ialah yang banyak anak-anak serta orang tua.

Suhadi menilai mereka lah yang dinilai paling membutuhkan bantuan.

“Kita usung tema ‘Dari Kita untuk Kita’ karena kita meyakini apa yang kita berikan berasal dari Tuhan untuk diberikan ke sesama yang membutuhkan. Ini hanya titipan,” katanya.

Pada Baksos kali ini, RH13 menyerahkan bingkisan setidaknya 100 buah. Antara lain berisi makanan seperti roti, susu dan minuman lain, alat tulis yakni buku pensil serta lainnya.

“Atas nama RH13, ini memang yang pertama kali, tapi sebelumnya sering juga kita gelar kegiatan serupa,” jelas Suhadi.

Rencananya kegiatan sejenis akan terus digelar baik di Ibu Kota dan sekitar, maupun tingkat nasional. Paling tidak, baksos dilaksanakan satu bulan sekali setiap tanggal 13.

Suhadi menegaskan bantuan yang diberikan merupakan hasil urunan seluruh pihak yang tergabung dalam RH13.

Pasalnya meski menggunakan nama dan nomor urut Hanura, sukarelawan ini tak langsung berafiliasi secara struktural. Karena itu tak ada uang partai yang digunakan.

“Ini dananya murni dari relawan yang sedikit menyisihkan rejekinya. Rencananya jika mendapatkan atensi yang baik, kami akan mengadakan kegiatan serupa setiap bulan di tanggal 13. Bahkan jika perlu bukan hanya tanggal 13 saja, karena niat kita adalah untuk membantu orang yang benar-benar membutuhkan,” kata pengacara senior itu.

(rel)

Alexis avila, founder of the tutoring and test preparation service prepped and polished, has devoted his career essay writers to helping students at all levels &ndash from elementary school to adult learners &ndash improve their grades.

Berita

OSO Minta Pengurus Baru Hanura Lebih Solid

Ketua Umum Partai Hanura DR. (HC) Oesman Sapta Odang. (foto: dok)

Puluhan pengurus Partai Hanura masa bakti 2019-2024, dikumpulkan dikediaman Ketua Umum Partai Hanura DR. (HC) Oesman Sapta yang akrab dengan sapaan OSO untuk menandatangani surat pernyataan sebagai pengurus dan  sekaligus acara perkenalan, Selasa (14/1) di Kuningan, Jakarta Selatan.

Pada acara perkenalan tersebut, OSO meminta kepada seluruh pengurus Partai Hanura yang akan dilantik untuk selalu menjaga soliditas dan dapat bekerjasama tanpa ada saling salah-menyalahkan.

“Tidak ada lagi saling salah-menyalahkan, saling jelek-menjelekkan. Semuanya harus solid dan saling bekerjasama untuk membesarkan partai. Jangan ada lagi yang buat-buat ribut di internal,” ujar OSO dengan nada tegas.

Selain itu, OSO juga meminta kepada pengurus untuk turun aktif ke masyarakat untuk menyerap aspirasi dan memperjuangkan kepentingan rakyat.

“Setelah dilantik, saya minta kepada seluruh pengurus untuk turun ke masyarakat. Serap aspirasi mereka dan perjuangkan kepentingan rakyat. Partai Hanura harus selalu ada ditengah-tengah masyarakat,” imbuhnya.

Ada 3 butir pernyataan yang harus ditandatangani oleh para pengurus, yaitu:

  1. Bersedia menjadi Pengurus DPP Partai Hanura Masa Bakti 2019-2024 dan bersedia ditempatkan dalam jabatan/posisi apapun.
  2. Bersedia untuk berperan aktif dalam menjalankan tugas-tugas demi kemajuan Partai Hanura dan sebagai bentuk pengabdian kepada rakyat, Bangsa dan Negara Indonesia.
  3. Bersedia untuk taat, patuh dan menjunjung tinggi Anggaran Dasar (AD), Anggaran Rumah Tangga (ART), Peraturan Organisasi (PO) dan keputusan-keputusan partai lainnya.
Lanjutkan membaca

Berita

Wiranto Mendesak Mundur, OSO: Saya Didaulat Kembali Pimpin Hanura

Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) merasa tidak perlu mengundurkan diri sebagai Ketua Umum Hanura seperti yang diminta oleh Wiranto. Menurutnya, masa baktinya sebagai Ketua Umum 2016-2020 sudah selesai.

“34 DPD dan 514 DPC mendaulat saya kembali memimpin partai ini masa bakti 2019-2024, kok saya tinggalin,” ujar OSO saat menggelar jumpa pers di area Munas Hanura, Jakarta, Rabu (18/12).

OSO menyatakan dirinya terpilih kembali sebagai Ketua Hanura dalam Musyawarah Nasional ke-III, berdasarkan mekanisme partai yang diatur dalam AD/ART.

“Kekuasaan tertinggi itu adalah di munas ini,” kata OSO

OSO yang kembali dipilih sebagai ketum secara aklamasi ini pun menyinggung mengenai gangguan-gangguan dan konflik dari luar yang menyebabkan perolehan suara Hanura pada Pemilu 2019 tidak seperti yang diharapkan.

“Kalau tidak diganggu itu hasilnya akan luar biasa, tapi kalau diganggu, disabot, segala macam akibatnya yang menjadi korban mereka-mereka (DPD/DPC Partai) semua,” jelas OSO didampingi Ketua Pelaksana Munas III Benny Rhamdani, Pimpinan Sidang Munas dan 34 DPD.

Lanjutkan membaca

Berita

Wiranto Dituduh Jual Partai, OSO: Waduh, Kasihan Pak Wiranto!

Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (tengah). (foto: dok)

Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) membantah tuduhan bahwa Wiranto menjual partai senilai Rp 200 miliar kepadanya. OSO mengatakan dirinya tidak ingin memfitnah Wiranto.

“Wah, saya tidak mau memfitnah Pak Wiranto karena nggak benar itu,” kata OSO di Hotel Sultan, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Rabu (18/12/2019).

OSO mengaku kasihan Wiranto dituduh menjual partai kepadanya. OSO menegaskan isu itu tidak benar.

“Waduh, itu kasihan Pak Wiranto kalau dituduh menjual partai. Itu nggak bener, saya menolak itu, karena tidak ada hal seperti itu. Yang ada, kita punya komitmen untuk membesarkan Partai Hanura,” ungkap OSO.

Isu ‘jual partai’ itu sebelumnya dibantah Wiranto di tempat terpisah. Wiranto menegaskan tak pernah menjual Hanura kepada OSO saat menyerahkan posisinya sebagai Ketum pada 2016.

Lanjutkan membaca

Instagram

Facebook FanPage

Facebook Pagelike Widget

Follow on Twitter

Terpopuler