Connect with us

Berita

Ibnu Rusdi Lakukan Konsolidasi Hingga Ketingkat Desa

Ibnu Rusdi
Ketua DPD Partai Hanura Aceh, Ibnu Rusdi

Banda Aceh – Untuk memenuhi target kemenangan Partai Hanura pada Pileg dan Pilpres 2019, Ketua DPD Partai Hanura Aceh, Ibnu Rusdi terus melakukan konsolidasi internal hingga ketingkat desa/gampong.

Bagi Rusdi, kader Partai Hanura di Aceh adalah tumpuan sebagai energi bagi Partai Hanura melalui kerja-kerja politik yang terukur dan tersruktur.

“Kinerja Partai Hanura terukur dan terstruktur. Hingga hari ini, kader Partai Hanura terus melakukan konsolidasi internal hingga ketingkatan gampong,” ujar Rusdi di Banda Aceh, Minggu (1/4/2018).

Mantan Anggota DPRA Aceh ini meyakini dengan struktur partai yang sudah ada hingga tingkat desa/gampong di Aceh, maka hasil pemilu di 2019 bagi Partai Hanura sudah dapat diprediksi.

“Dengan struktur yang kuat, kami yakin akan banyak kader yang menjadi anggota dewan di setiap tingkatan,” ujarnya.

Saat ini, Hanura sudah memiliki 28 kader yang merupakan Wakil Rakyat kabupaten/kota di Aceh. Selain itu, Partai Hanura juga memiliki satu Kepala Daerah yang merupakan kader Partai Hanura.

(dpdaceh)

Berita

Calon Walikota Mojokerto: Perangi Radikalisme!

perangi radikalisme
Calon Walikota Mojokerto, Andy Soebjakto mengajak pendukungnya perangi radikalisme pada saat kampanye.

KOTA MOJOKERTO– Calon Walikota Mojokerto, Andy Soebjakto mengajak pendukungnya untuk perangi radikalisme dalam kampanye akbar di Lapangan Surodinawan, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, Jawa Timur, Minggu (13/5).

Menurutnya, kaum radikalisme yang mengibarkan bendera atasnama agama, tapi menghancurkan manusia lainnya itu namanya pengkhianat agama dan negara. Dia meminta aparat keamanan untuk bertindak tegas terhadap mereka-mereka yang melakukan pembunuhan sembarangan.

“Orang-orang yang mengibarkan benderanya atasnama agama, tapi menghancurkan manusia yang lainnya itu namanya pengkhianat agama, pengkhianat negara. Oleh karena itu, tidak segan-segan saya minta kepada aparat keamanan bertindak tegas, tembak mereka yang melakukan pembunuhan sembarangan,” ujar Andy Soebjakto yang juga Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga DPP Partai Hanura.

Baginya, tidak ada agama yang mengajarkan kekerasan, mereka yang radikal dan tega membunuh sesama manusia tidak pantas hidup di nusantara, tidak pantas hidup di Indonesia.

“Kaum Radikal, ide agamanya bukan dari Indonesia. Bukan islam, tidak ada islam mengajarkan kekerasan, tidak ada islam mengajarkan pembunuhan. Agama lain juga demikian,” tegasnya.

Karena itu disela-sela kampanyenya, dengan tegas Andy Soebjakto meminta para pendukungnya untuk mengangkat tangan keatas berikrar untuk nusantara.

“Kita berjanji, mari menjaga keamanan dilingkungan kita masing-masing khususnya di Kota Mojokerto dan seluruh Nusantara kemana pun kita berada. Atasnama Tuhan yang maha kuasa, mari kita perangi radikalisasi, mari semua partai dan golongan bersatu untuk menyatakan perang terhadap kekerasan, menyatakan perang terhadap kaum radikal dan menyatakan perang terhadap pengkhianat negara. Semoga Allah meridhoi,” tandasnya.

 

Penulis: Bobby Triadi

Continue Reading

Berita

Si Cantik Hanura ini Kembangkan Kuliner Nusantara

cantik

Pekanbaru – Tidak mau berdiam diri dan bermalas-malasan, Novita Anggraini (22) Wakil Bendahara DPC Kota Pekanbaru ini kembangkan bakat kulinernya dengan membuka usaha rumahan kuliner nusantara di Jl. Panglima No.06 Kecamatan Payung Sekaki, Kelurahan Air Hitam, Pekanbaru, Riau.

Si Cantik yang biasa dipanggil Ovy ini, meski masih terhitung baru menekuni usaha makanan ringan Rempeyek bermerek “REMPEYEK NOVITA NUSANTARA” sejak dua minggu belakangan ini, dia yakin dapat memberi contoh kepada anak-anak muda agar dapat menggunakan waktu untuk hal-hal yang lebih bermanfaat.

“Peredaran narkoba di Pekanbaru sudah sangat memprihatinkan, sudah banyak anak-anak muda yang menjadi korban. Ovy yakin kalau anak-anak muda dapat menggunakan waktunya untuk yang lebin bermanfaat, peredaran narkoba di Pekanbaru akan dapat ditekan,” ujar Ovy yang juga Sekretaris Wilayah UKMIKM NUSANTARA Propinsi Riau.

Selain untuk memberi contoh positif kepada generasi muda, dia berharap usaha yang dirintisnya tersebut nantinya dapat menjadi salah satu produk kuliner unggulan bagi Kota Pekanbaru.

“Ya harapan Ovy, nantinya rempeyek ini bisa menjadi salah satu produk khas oleh-oleh dari Pekanbaru,” tandasnya.

Continue Reading

Berita

HANURA Sumsel Ajak Masyarakat Nobar Film The Power of Love

nobar
Ketua DPD Partai HANURA Provinsi Sumatera Selatan, Hendri Zainuddin, mengajak kader dan simpatisan partai bersama dengan masyarakat untuk Nonton Bersama Film 212 The Power of Love tanggal 9 Mei 2018 mendatang. (foto : detiksumsel.com)

Palembang – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hati Nurani Rakyat (HANURA) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), berencana akan menggelar acara Nonton Bareng (Nobar) film 212 The Power of Love. Rencananya, nobar tersebut akan dilakukan saat penayangan perdana film yang disutradarai oleh Jastis Arimba itu tanggal 9 Mei 2018 mendatang, di seluruh bioskop di Kota Palembang.

“Iya, kita sudah agendakan untuk Nobar antara kader, simpatisan, dan masyarakat. Film itu, mengandung spirit Ummat Islam untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa kita.” ujar Hendri Zainuddin, Ketua DPD Partai Hanura Provinsi Sumatera Selatan.

Dia menambahkan, film yang mengangkat peristiewa bersejarah yakni Aksi Damai Bela Islam tanggal 2 Desember 2016 yang lalu, adalah karya dari sineas muda Indonesia yang hebat.

“Film ini adalah karya Sineas Indonesia yang hebat dan ingin mengungkapkan sisi lain dari peristiwa bersejarah itu. Mari kita menonton film ini, mendukung sineas Indonesia dan perjuangan ummat.” ujarnya.

Dirinya berharap, dengan adanya nobar ini, semua kader dan simpatisan partai bersama dengan masyarakat, dapat membangkitkan semangat kader dalam menjaga dan memperjuangkan persatuan dan kesatuan bangsa.

“Film ini juga berbicara soal kekuatan cinta, cinta dalam hubungan antara satu manusia dengan manusia yang lainnya. Selain itu, film ini juga mengajarkan cinta antara manusia dengan Sang Pencipta. Film ini, mengajarkan pesan damai.” tuturnya.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, film yang diperankan oleh Fauzi Baadila sebagai tokoh utama yang bernama Rahmat ini, mengisahkan tentang seorang jurnalis bernama Rahmat, yang pada awalnya kurang setuju dengan aksi 212. Rahmat yang diperankan Fauzi Baadila, terpaksa berangkat karena ayahnya yang sudah sakit-sakitan memaksa ingin terjun langsung dalam aksi. Ayah Rahmat ini adalah seorang pemuka agama di kampung halaman.

Selain Fauzi Baadila, film ini juga menghadirkan Adhin Abdul Hakim, Hamas Syahid, Asma Nadia, Meyda Sefira, Cholidil Assadil Alam, Ustaz Erick Yusuf, dan masih banyak lagi. Selain itu, Skenario ditulis oleh Ali Eounia, Jastis Arimba, dan disupervisi oleh Helvy Tiana Rosa yang rencananya juga diterbitkan sebagai novel.

Continue Reading

Instagram

Facebook FanPage

Facebook Pagelike Widget

Follow on Twitter

Terpopuler