Terhubung dengan kami

Berita

Bukan Pendiri, Tapi OSO Lebih Peduli Partai Hanura

Ketua Divisi Komunikasi Publik Partai Hanura Bobby Triadi

Ketua Divisi Komunikasi Publik Partai Hanura Bobby Triadi memuji langkah Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) yang menolak tawaran menjadi Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) 2019-2024. Menurutnya, OSO lebih peduli pada Partai Hanura daripada pendirinya.

“Langkah pak OSO harus diapresiasi, dia lebih memilih berjuang bersama Partai Hanura daripada jabatan tinggi dipemerintahan. Pak OSO tidak mau meninggalkan Partai Hanura untuk memilih menjadi Watimpres. Bahkan, Pak OSO lebih peduli pada Partai Hanura daripada pendirinya,” kata Bobby di DPP Partai Hanura, Jakarta Pusat, Sabtu (15/12/2019).

Meski demikian, bukan berarti OSO dan Partai Hanura akan memisahkan diri dengan pemerintahan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). OSO dan Partai Hanura tetap akan mengawal dan mendukung program-program pemerintahan yang berpihak kepada rakyat.

“Menolak jabatan Watimpres-kan bukan berarti kita keluar dari pendukung pemerintahan, Partai Hanura akan tetap bersama mengawal dan mendukung program-program pemerintahan Pak Jokowi yang berpihak kepada rakyat. Hubungan Pak OSO dengan presiden juga sangat baik, Pak OSO tetap akan memberikan pertimbangan dan masukan kepada presiden jika diminta,” ujar Bobby.

Dia menegaskan, bahwa pilihan OSO menolak tawaran sebagai Watimpres untuk membuktikan bahwa dirinya siap kembali menjadi Ketua Umum Partai Hanura 2019-2024 pada Musyawarah Nasional ke III Partai Hanura yang akan berlangsung pada tanggal 17-19 Desember 2019 di Hotel Sultan, Jakarta Pusat.

“Inikan langkah baik dari Pak OSO untuk Partai Hanura, bahwa dia akan tetap bersama-sama dengan kader-kader Partai Hanura yang militan untuk membesarkan kembali Partai Hanura. Pak OSO menganggap, inilah momentum untuk dia bisa lebih fokus sebagai Ketua Umum dalam suasana kelahiran baru Partai Hanura dengan semangat From Zero to Hero, dari nol konflik untuk kemenangan Hanura bersama rakyat,” tandasnya.

Berita

OSO Minta Pengurus Baru Hanura Lebih Solid

Ketua Umum Partai Hanura DR. (HC) Oesman Sapta Odang. (foto: dok)

Puluhan pengurus Partai Hanura masa bakti 2019-2024, dikumpulkan dikediaman Ketua Umum Partai Hanura DR. (HC) Oesman Sapta yang akrab dengan sapaan OSO untuk menandatangani surat pernyataan sebagai pengurus dan  sekaligus acara perkenalan, Selasa (14/1) di Kuningan, Jakarta Selatan.

Pada acara perkenalan tersebut, OSO meminta kepada seluruh pengurus Partai Hanura yang akan dilantik untuk selalu menjaga soliditas dan dapat bekerjasama tanpa ada saling salah-menyalahkan.

“Tidak ada lagi saling salah-menyalahkan, saling jelek-menjelekkan. Semuanya harus solid dan saling bekerjasama untuk membesarkan partai. Jangan ada lagi yang buat-buat ribut di internal,” ujar OSO dengan nada tegas.

Selain itu, OSO juga meminta kepada pengurus untuk turun aktif ke masyarakat untuk menyerap aspirasi dan memperjuangkan kepentingan rakyat.

“Setelah dilantik, saya minta kepada seluruh pengurus untuk turun ke masyarakat. Serap aspirasi mereka dan perjuangkan kepentingan rakyat. Partai Hanura harus selalu ada ditengah-tengah masyarakat,” imbuhnya.

Ada 3 butir pernyataan yang harus ditandatangani oleh para pengurus, yaitu:

  1. Bersedia menjadi Pengurus DPP Partai Hanura Masa Bakti 2019-2024 dan bersedia ditempatkan dalam jabatan/posisi apapun.
  2. Bersedia untuk berperan aktif dalam menjalankan tugas-tugas demi kemajuan Partai Hanura dan sebagai bentuk pengabdian kepada rakyat, Bangsa dan Negara Indonesia.
  3. Bersedia untuk taat, patuh dan menjunjung tinggi Anggaran Dasar (AD), Anggaran Rumah Tangga (ART), Peraturan Organisasi (PO) dan keputusan-keputusan partai lainnya.
Lanjutkan membaca

Berita

Wiranto Mendesak Mundur, OSO: Saya Didaulat Kembali Pimpin Hanura

Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) merasa tidak perlu mengundurkan diri sebagai Ketua Umum Hanura seperti yang diminta oleh Wiranto. Menurutnya, masa baktinya sebagai Ketua Umum 2016-2020 sudah selesai.

“34 DPD dan 514 DPC mendaulat saya kembali memimpin partai ini masa bakti 2019-2024, kok saya tinggalin,” ujar OSO saat menggelar jumpa pers di area Munas Hanura, Jakarta, Rabu (18/12).

OSO menyatakan dirinya terpilih kembali sebagai Ketua Hanura dalam Musyawarah Nasional ke-III, berdasarkan mekanisme partai yang diatur dalam AD/ART.

“Kekuasaan tertinggi itu adalah di munas ini,” kata OSO

OSO yang kembali dipilih sebagai ketum secara aklamasi ini pun menyinggung mengenai gangguan-gangguan dan konflik dari luar yang menyebabkan perolehan suara Hanura pada Pemilu 2019 tidak seperti yang diharapkan.

“Kalau tidak diganggu itu hasilnya akan luar biasa, tapi kalau diganggu, disabot, segala macam akibatnya yang menjadi korban mereka-mereka (DPD/DPC Partai) semua,” jelas OSO didampingi Ketua Pelaksana Munas III Benny Rhamdani, Pimpinan Sidang Munas dan 34 DPD.

Lanjutkan membaca

Berita

Wiranto Dituduh Jual Partai, OSO: Waduh, Kasihan Pak Wiranto!

Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (tengah). (foto: dok)

Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) membantah tuduhan bahwa Wiranto menjual partai senilai Rp 200 miliar kepadanya. OSO mengatakan dirinya tidak ingin memfitnah Wiranto.

“Wah, saya tidak mau memfitnah Pak Wiranto karena nggak benar itu,” kata OSO di Hotel Sultan, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Rabu (18/12/2019).

OSO mengaku kasihan Wiranto dituduh menjual partai kepadanya. OSO menegaskan isu itu tidak benar.

“Waduh, itu kasihan Pak Wiranto kalau dituduh menjual partai. Itu nggak bener, saya menolak itu, karena tidak ada hal seperti itu. Yang ada, kita punya komitmen untuk membesarkan Partai Hanura,” ungkap OSO.

Isu ‘jual partai’ itu sebelumnya dibantah Wiranto di tempat terpisah. Wiranto menegaskan tak pernah menjual Hanura kepada OSO saat menyerahkan posisinya sebagai Ketum pada 2016.

Lanjutkan membaca

Instagram

Facebook FanPage

Facebook Pagelike Widget

Follow on Twitter

Terpopuler