Terhubung dengan kami

Berita

Munas Hanura Bukan Sekedar Pemilihan Ketua Umum

Ketua Divisi Komunikasi Publik Partai Hanura Bobby Triadi. (Dok. Hanura)

Musyawarah Nasional ke-III Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) yang akan segera dibuka malam ini, Selasa (17/12/2019), di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, bukan sekedar untuk memilih Ketua Umum Partai Hanura 2019-2024. Tapi, momen yang menentukan untuk kebangkitan Partai Hanura.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Divisi Komunikasi Publik DPP Partai Hanura Bobby Triadi, disela-sela persiapan acara. “Pemilihan Ketua Umum itu kan pokoknya, tapi kan kegiatan Munas ini bukan sekedar memilih Ketua Umum, ada agenda-agenda lain yang lebih penting. Seperti menyusun AD/ART, agenda politik dan program aksi Partai Hanura lima tahun ke depan,” ujarnya.

Menurutnya, Munas III ini akan menjadi langkah yang menentukan bagi perkembangan Partai Hanura ke depan melalui program-program aksinya yang akan dibahas dalam Musyawarah Nasional.

“Ini momennya, momen yang menentukan bagi Partai Hanura ke depan. Pastinya, Partai Hanura akan menyusun strategi kebangkitannya bersama-sama dengan rakyat,” kata Bobby.

Mengenai persiapan Munas, dia memastikan bahwa sudah seratus persen peserta Munas yang juga para pemilik suara telah hadir di lokasi dan telah melakukan registrasi.

“Sudah, seluruhnya telah dipastikan hadir dan melakukan registrasi. Inikan pesta demokrasi lima tahunan Partai Hanura, tidak mungkin mereka lewatkan begitu saja,” tandasnya.

Sebelumnya, Ketua Pelaksana Munas III Partai Hanura Benny Rhamdani yang juga Ketua Bidang Organisasi DPP Partai Hanura mengatakan berdasarkan hasil Rapat Pimpinan Daerah dan Rapat Pimpinan Nasional telah merekomendasikan Ketua Umum Oesman Sapta Odang untuk kembali memimpin Partai Hanura 2019-2024.

Berita

OSO Minta Pengurus Baru Hanura Lebih Solid

Ketua Umum Partai Hanura DR. (HC) Oesman Sapta Odang. (foto: dok)

Puluhan pengurus Partai Hanura masa bakti 2019-2024, dikumpulkan dikediaman Ketua Umum Partai Hanura DR. (HC) Oesman Sapta yang akrab dengan sapaan OSO untuk menandatangani surat pernyataan sebagai pengurus dan  sekaligus acara perkenalan, Selasa (14/1) di Kuningan, Jakarta Selatan.

Pada acara perkenalan tersebut, OSO meminta kepada seluruh pengurus Partai Hanura yang akan dilantik untuk selalu menjaga soliditas dan dapat bekerjasama tanpa ada saling salah-menyalahkan.

“Tidak ada lagi saling salah-menyalahkan, saling jelek-menjelekkan. Semuanya harus solid dan saling bekerjasama untuk membesarkan partai. Jangan ada lagi yang buat-buat ribut di internal,” ujar OSO dengan nada tegas.

Selain itu, OSO juga meminta kepada pengurus untuk turun aktif ke masyarakat untuk menyerap aspirasi dan memperjuangkan kepentingan rakyat.

“Setelah dilantik, saya minta kepada seluruh pengurus untuk turun ke masyarakat. Serap aspirasi mereka dan perjuangkan kepentingan rakyat. Partai Hanura harus selalu ada ditengah-tengah masyarakat,” imbuhnya.

Ada 3 butir pernyataan yang harus ditandatangani oleh para pengurus, yaitu:

  1. Bersedia menjadi Pengurus DPP Partai Hanura Masa Bakti 2019-2024 dan bersedia ditempatkan dalam jabatan/posisi apapun.
  2. Bersedia untuk berperan aktif dalam menjalankan tugas-tugas demi kemajuan Partai Hanura dan sebagai bentuk pengabdian kepada rakyat, Bangsa dan Negara Indonesia.
  3. Bersedia untuk taat, patuh dan menjunjung tinggi Anggaran Dasar (AD), Anggaran Rumah Tangga (ART), Peraturan Organisasi (PO) dan keputusan-keputusan partai lainnya.
Lanjutkan membaca

Berita

Wiranto Mendesak Mundur, OSO: Saya Didaulat Kembali Pimpin Hanura

Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) merasa tidak perlu mengundurkan diri sebagai Ketua Umum Hanura seperti yang diminta oleh Wiranto. Menurutnya, masa baktinya sebagai Ketua Umum 2016-2020 sudah selesai.

“34 DPD dan 514 DPC mendaulat saya kembali memimpin partai ini masa bakti 2019-2024, kok saya tinggalin,” ujar OSO saat menggelar jumpa pers di area Munas Hanura, Jakarta, Rabu (18/12).

OSO menyatakan dirinya terpilih kembali sebagai Ketua Hanura dalam Musyawarah Nasional ke-III, berdasarkan mekanisme partai yang diatur dalam AD/ART.

“Kekuasaan tertinggi itu adalah di munas ini,” kata OSO

OSO yang kembali dipilih sebagai ketum secara aklamasi ini pun menyinggung mengenai gangguan-gangguan dan konflik dari luar yang menyebabkan perolehan suara Hanura pada Pemilu 2019 tidak seperti yang diharapkan.

“Kalau tidak diganggu itu hasilnya akan luar biasa, tapi kalau diganggu, disabot, segala macam akibatnya yang menjadi korban mereka-mereka (DPD/DPC Partai) semua,” jelas OSO didampingi Ketua Pelaksana Munas III Benny Rhamdani, Pimpinan Sidang Munas dan 34 DPD.

Lanjutkan membaca

Berita

Wiranto Dituduh Jual Partai, OSO: Waduh, Kasihan Pak Wiranto!

Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (tengah). (foto: dok)

Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) membantah tuduhan bahwa Wiranto menjual partai senilai Rp 200 miliar kepadanya. OSO mengatakan dirinya tidak ingin memfitnah Wiranto.

“Wah, saya tidak mau memfitnah Pak Wiranto karena nggak benar itu,” kata OSO di Hotel Sultan, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Rabu (18/12/2019).

OSO mengaku kasihan Wiranto dituduh menjual partai kepadanya. OSO menegaskan isu itu tidak benar.

“Waduh, itu kasihan Pak Wiranto kalau dituduh menjual partai. Itu nggak bener, saya menolak itu, karena tidak ada hal seperti itu. Yang ada, kita punya komitmen untuk membesarkan Partai Hanura,” ungkap OSO.

Isu ‘jual partai’ itu sebelumnya dibantah Wiranto di tempat terpisah. Wiranto menegaskan tak pernah menjual Hanura kepada OSO saat menyerahkan posisinya sebagai Ketum pada 2016.

Lanjutkan membaca

Instagram

Facebook FanPage

Facebook Pagelike Widget

Follow on Twitter

Terpopuler